Archive for April, 2009

Naskah Lengkap Pidato Ahmeddinejad dalam konferensi anti rasisme di Jenewa

Bismillahirrahmanir rahim

Segala puji dan syukur khusus milik Allah Yang Adil, Pengasih dan Yang
Menginginkan Kebaikan Hamba-Nya.

Salam Allah kepada para nabi ilahi mulai dari Nabi Adam hingga Nuh,
Ibrahim, Musa, Isa dan pamungkas para nabi Muhammad saw. Mereka semua
adalah penyeru monoteisme, persaudaraan, cinta, kehormatan manusia dan
keadilan.

Pimpinan sidang,

Sekjen PBB,

Komisi Tinggi HAM,

Ibu dan bapak,

Kita berkumpul di sini guna melanjutkan konferensi anti rasisme Durban
dengan membahas kondisi kekinian dan solusi praktis dalam perjuangan
suci dan manusiawi ini. Dalam peristiwa di beberapa abad terakhir
telah terjadi banyak kezaliman besar terhadap umat manusia. Di abad
pertengahan para ilmuwan dihukum mati. Setelah itu masuk masa
perbudakan dan pemburuan manusia tak berdosa lalu memisahkan mereka
dari keluarganya dengan mengirimkan mereka ke Eropa dan Amerika dalam
kondisi sangat buruk bila dibandingkan jutaan manusia lainnya.

Periode kegelapan yang dibarengi oleh penjajahan berbagai daerah
disertai penjarahan kekayaan alam dan pembantaian serta mengungsikan
dengan paksa warga tak berdosa. Bertahun-tahun lewat bangsa-bangsa
bangkit untuk mengusir para penjajah lalu mendirikan pemerintah
independen dan nasional dengan nyawa jutaan manusia.

Gila kekuasaan dalam waktu singkat memaksakan dua perang besar di
Eropa dan sebagian dari Asia dan Afrika. Perang yang hasilnya
mengorbankan ratusan juta nyawa manusia dan hancurnya lahan-lahan
tanah-tanah subur. Mereka yang menang dalam perang menganggap dirinya
sebagai jagoan dan pemenang dunia sementara bangsa-bangsa lainnya
dipandang sebagai pecundang. Mereka lalu membuat undang-undang dan
sistem yang zalim, tidak peduli dan bahkan menistakan hak-hak bangsa
lain.

Ibu dan bapak,

Pandang Dewan Keamanan PBB sebagai warisan Perang Dunia I dan II.
Dengan logika apa mereka mendapatkan keistimewaan dan hak veeto?
Nilai-nilai kemanusiaan dan ilahi seperti apa yang bisa menerima
logika ini? Dengan keadilan? Dengan persamaan di hadapan hukum? Dengan
kehormatan manusia? Atau diskriminasi, ketidakadilan, pelanggaran HAM
dan ancaman bagi mayoritas bangsa dan negara di dunia? Ini kondisi
dewan tertinggi dan referensi pengambilan keputusan bagi perdamaian
dan keamanan dunia! Ketika diskriminasi ada dan sumber hukum tidak
lagi keadilan dan kebenaran, tapi arogansi dan kekuatan, bagaimana
dapat diharapkan terciptanya keadilan dan perdamaian? Gila kekuasaan
dan egoisme sumber rasisme, diskriminasi, agresi dan kezaliman.
Sekalipun kini kebanyakan orang-orang rasis juga ikut-ikutan mengecam
rasisme dalam slogan dan ucapan mereka, namun ketika beberapa negara
kuat punya hak berdasarkan kepentingannya mengambil keputusan untuk
negara-negara lain, mereka dengan mudah menginjak-injak hukum dan
nilai-nilai kemanusiaan. Dan hal itu telah dilakukan oleh mereka.

Setelah Perang Dunia II dengan alasan orang-orang Yahudi menjadi
korban dalam peristiwa holocaust dan dengan agresi mereka mengungsikan
sebuah bangsa dan mereka mengirimkan orang-orang Yahudi dari Eropa,
Amerika dan dari berbagai negara di dunia tinggal di daerah itu.
Mereka akhirnya mendirikan pemerintah yang mutlak berasaskan rasisme
di Palestina pendudukan. Sejatinya, alasan untuk menebus kerugian
rasisme di Eropa, mereka mendirikan rasisme paling kejam di tempat
lain, yaitu Palestina.

Dewan Keamanan PBB mengakui pemerintah perampok ini dan selama 60
tahun membelanya serta memberikan kesempatan rezim ini untuk melakukan
segala bentuk kejahatan. Lebih buruk dari ini, sejumlah negara Barat
dan Amerika merasa berkewajiban untuk membela para rasisme pembantai
manusia. Ketika manusia yang masih memiliki hati nurani bersih
menyaksikan pengeboman dan pembantaian yang terjadi di Gaza dan
mengecam aksi tersebut, mereka malah membela para penjahat. Sebelum
itu juga mereka memilih diam di hadapan segala terbongkarnya kejahatan
yang dilakukan rezim ini dan mendukungnya.

Saudara-saudara yang mulia, ibu dan bapak,

Apa alasan di balik perang terakhir seperti serangan Amerika ke Irak
dan pengiriman besar-besaran tentara ke Afganistan? Apa alasannya
selain arogansi pemerintah Amerika waktu itu, tekanan para pemodal dan
penguasa untuk melebarkan pengaruh dan hegemoni, menjamin kepentingan
para produsen senjata, penghancuran sebuah peradaban ribuan tahun,
menghancurkan bahaya potensial dan aktual negara-negara regional
terhadap Rezim Zionis Israel dan menjarah sumber-sumber energi Irak?
Jujur saja, mengapa ada satu juta orang tewas dan cidera dan jutaan
lainnya harus mengungsi? Jujur saja, apakah serangan ke Irak dengan
rencana Rezim Zionis Israel dan sekutu mereka di pemerintah Amerika
waktu itu yang di satu sisi bersandar pada kekuasaan dan di sisi
lainnya bersandar pada para pemilik perusahaan senjata? Apakah dengan
mengirimkan pasukan ke Afganistan, perdamaian, keamanan, ketenangan
dan kesejahteraan telah kembali di negara ini?

Amerika dan sekutunya tidak mampu bahkan hanya untuk mencegah produksi
narkotika. Kehadiran mereka di Afganistan kini malah membuat
produksinya meningkat berkali-kali lipat!

Pertanyaan pentingnya adalah apa yang dilakukan oleh pemerintah
Amerika dan sekutunya waktu itu? Apakah mereka menjadi wakil-wakil
dunia? Apakah mereka pilihan bangsa-bangsa di dunia? Apakah rakyat di
dunia mewakilkan kepada mereka untuk mengintervensi seluruh dunia
(tentunya mereka lebih banyak melakukan intervensi di kawasan kami)?
Apakah aksi-aksi pendudukan Irak dan Afganistan bukan bukti dari
arogansi, rasisme, diskriminasi, penistaan kehormatan dan kemerdekaan
bangsa-bangsa?

Ibu dan bapak,

Siapa penanggung jawab ekonomi dunia setelah terjadi krisis ekonomi
dunia? Krisis bermula dari mana? Dari Afrika, Asia atau bermula dari
Amerika yang kemudian menyebar ke Eropa dan sekutunya!

Cukup lama mereka memaksakan undang-undang dan peraturan tidak adil
ekonomi dengan kekuatan politik dalam interaksi politik dan
intenasional. Mereka menetapkan sistem moneter dan keuangan tanpa ada
pengawasan internasional. Mereka memaksa seluruh negara dan bangsa di
dunia untuk tidak ikut campur dalam proses dan pengambilan kebijakan.
Mereka bahkan tidak pernah memberikan kesempatan kepada rakyatnya
untuk melakukan pengawasan. Dengan meminggirkan moral dalam berbagai
hubungan, mereka membuat undang-undang dan peraturan yang
menguntungkan sebuah kelompok penguasa dan kaya. Dengan mendefinisikan
sendiri pasar bebas dan persaingan, mereka berhasil menjegal
kesempatan pihak lain memindahkan masalah yang dimilikinya ke pihak
lain.

Kini puncak krisis puluhan ribu miliar hutang dan ribuan miliar
defisit anggaran telah kembali kepada mereka sendiri.

Kini untuk memperbaiki kondisi mereka mulai menyuntikkan ratusan
miliar tanpa pendukung dari kantong rakyat Amerika sendiri dan dari
seluruh dunia kepada bank-bank, perusahaan-perusahaan besar dan pasar
moneter yang hampir bangkrut. Dengan cara ini mereka kembali membuat
rakyatnya semakin banyak hutan dan masalah menjadi semakin kompleks.

Mereka hanya memikirkan kekuasaannya saja. Bagi mereka masyarakat
internasional, bahkan rakyat mereka sendiri tidak bernilai.

Pimpinan sidang, ibu dan bapak,

Akar asli rasisme kembali pada ketidaktahuan akan hakikat manusia
sebagai makhluk terpilih dan menyimpang dan jalur kehidupan manusia
dan tugas manusia dalam penciptaan. Lalai dari penyembahaan secara
sadar kepada Allah dan pemikiran dalam filsafat kehidupan dan jalur
kesempurnaan manusia yang berasal dari hasil alami akibat komitmen
terhadap nilai-nilai ilahi dan manusiawi. Semua ini menyebabkan
tataran cara pandang seorang manusia menjadi turun yang membuatnya
hanya memikirkan kepentingan terbatas dan fana sebagai prinsip dalam
berlaku. Dengan demikian inti kekuatan yang memiliki sifat setan telah
terbentuk. Dengan menghapus kesempatan secara adil bagi pertumbuhan
orang lain ia berusaha mengembangkan diri. Sebagaimana dalam bentuk
terburuknya berubah menjadi rasisme yang tidak lagi memiliki kekangan
dan kini menjadi faktor paling berbahaya yang mengancam perdamaian
dunia dan menutup jalan terciptanya kehidapan damai.

Tidak ragu lagi bahwa rasisme harus dinilai sebagai simbol kebodohan
dalam sejarah dan tanda-tanda kekolotan di hadapan pertumbuhan manusia
umumnya. Dari sini diharapkan kita mencari pengejawantahan rasisme
dalam penyebaran kondisi kemiskinan akan ilmu dan ketiadaan pemahaman
bagi masyarakat.

Oleh karenanya, solusi asli dalam memerangi fenomena ini adalah
menyebarkan pemahaman masyarakat dan memperdalam pemahaman mereka
mengenai filsafat keberadaan manusia dan hakikat dunia dengan fokus
manusia. Hasilnya adalah kembalinya manusia kepada nilai-nilai
spiritual, moral, keutamaan manusia dan kecenderungan kepada Allah.
Masyarakat internasional harus dalam sebuah gerakan universal budaya
demi menjelaskan lebih luas lagi kepada masyarakat yang terkena
penyakit ini dan tentunya mereka terkebelakang. Bila ini dilakukan
simbol keburukan dan kekotoran ini bakal tergerus dengan cepat.

Saudara-saudara yang terhormat,

Kini masyarakat internasional menghadapi semacam rasisme yang
keburukannya merusak citra manusia di awal mileniuk ketiga dan
mempermalukan umat manusia.

Zionisme Internasional simbol mutlak rasisme yang berbohong atas nama
agama dan memanfaatkan simpati keagamaan demi menyembunyikan wajah
buruknya dari orang-orang yang tidak punya informasi. Namun yang harus
diperhatikan dengan serius adalah upaya sebagian kekuatan besar dan
pemilik kepentingann luas di dunia dengan memanfaatkan kekuatan
ekonomi, pengaruh politik dan media berusaha sekuat tenaga mendukung
Rezim Zionis Israel dan mengurangi keburukannya. Di sini sudah bukan
masalah kebodohan!

Oleh karenanya, tidak boleh mencukupkan diri dengan aksi-aksi budaya
untuk melawan fenomena buruk ini, tapi yang harus dilakukan adalah
mengakhiri penyalahgunaan Israel dan para pendukungnya akan
lembaga-lembaga internasional sebagai alat politiknya. Dengan
menghormati keinginan bangsa-bangsa lain dan memperkuat tekad
negara-negara untuk mengikis habis rasisme ini serta berani mengambil
langkah memperbaiki hubungan internasional.

Tidak ragu lagi kalian semua tahu ada upaya besar kekuatan-kekuatan
dunia untuk menyelewengkan tugas penting ini dalam pertemuan ini.
Patut disayangkan bahwa diplomasi dukungan terhadap Zionis Israel
memiliki arti ikut serta secara transparan dalam setiap aksi kejahatan
dan ini menambah tanggung jawab wakil-wakil terhormat yang hadir untuk
membongkar aksi anti manusia dan segera memperbaiki hubungan dan
perilaku. Harus diketahui bahwa mengenyampingkan kapasitas besar dunia
seperti konferensi ini merupakan bukti asli membantu berlanjutnya
keberadaan rasisme paling buruk. Konsekwensi membela HAM saat ini
pertama adalah membela hak bangsa-bangsa untuk bebas dalam mengambil
keputusan penting dunia tanpa campur tangan pihak-pihak lain dan
kedua, harus melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki struktur dan
hubungan internasional.

Mencermati hal ini, konferensi ini menjadi ujian besar dan opini dunia
hari ini dan esok akan menilai apa yang kita lakukan.

Pimpinan sidang, ibu dan bapak,

Kondisi dunia dengan cepat tengah mengarah pada perubahan prinsip.
Relasi kekuatan tampak sangat rapuh. Suara patahnya tulang punggung
kezaliman dunia telah terdengar. Struktur politik dan ekonomi makro
tengah menuju kehancurannya. Krisis politik dan keamanan semakin dalam
dan krisis ekonomi yang semakin meluas dan tidak ada secercah harapan
untuk untuk memperbaikinya. Berbagai dimensi baik kuantitas dan
kualitas transformasi di berbagai bidang untuk maju sangat
menakjubkan. Saya berkali-kali menekankan agar kembali dari jalur
salah dalam mengelola dunia saat ini dan memperingatkan bila terlambat
menyikapi masalah ini. Kini dalam konferensi internasional tak
ternilai kepada kalian dan setiap pemimpin, pemikir dan kepada semua
bangsa di dunia yang haus akan perdamaian, kebebasan, kemajuan dan
kesejahteraan saya ingin mengatakan bahwa pengelolaan tidak adil yang
menguasai dunia telah berakhir!

Kebuntuan ini tidak dapat dihindarkan karena muncul dari logika
pengelolaan yang bersumber dari pemaksaan zalim. Karena logika gerakan
dunia merupakan gerakan transenden, punya tujuan, manusia sebagai
fokus dan kecenderungan kepada Allah. Gerakan yang akan melawan setiap
kebijakan dan program yang tidak memihak kepentingan bangsa-bangsa
dunia. Kemenangan kebenaran atas kebatilan dan masa depan cerah
manusia berdasarkan sistem dunia yang adil merupakan janji Allah dan
para nabi, bahkan harapan seluruh masyarakat dan generasi. Terciptanya
masa depan seperti ini merupakan konsekwensi dari kebijaksanaan dalam
penciptaan dan menjadi kepercayaan semua hati orang yang percaya
kepada Allah dan posisi tak ternilai manusia.

Pembentukan masyarakat dunia praktis memungkinkan terciptanya sistem
bersama dunia dan dengan ikutnya para ilmuwan, para pemimpin dan
masyarakat dunia untuk ikut serta secara aktif dan adil dalam
pengambilan keputusan makro dan prinsip merupakan jalur pasti dari
tujuan besar ini. Kini kapasitas keilmuan, teknik, dan teknologi
informasi dan komunikasi mampu membentuk pemahaman bersama dan luas
dari masyarakat dunia dan sebagai sarana bagi terciptanya satu sistem
bersama. Kini tanggung jawab besar ini berada di pundak para pendidik,
ilmuwan dan negarawan seluruh dunia yang percaya akan jalan pasti ini
mampu memainkan peran historisnya. Saatnya saya ingin menekankan satu
hakikat bahwa Kapitalisme Barat sama dengan Komunisme telah berakhir
karena tidak mampu melihat manusia sebagai apa adanya dan berusaha
untuk memaksakan jalan dan tujuan yang diciptakan untuk manusia.
Ketimbang memperhatikan nilai-nilai manusia dan ilahi, keadilan,
kebebasan cinta dan persaudaraan, malah menjadikan persaingan keras
guna meraih kepentingan materi, individu dan kelompok sebagai prinsip
hidupnya.

Kini dengan mengambil pelajaran dari masa lalu dan memahami keharusan
mengubah jalan dan kondisi saat ini, mari kita semua bertekad untuk
berusaha di segala bidang. Sekaitan dengan hal ini dan sebagai
pembicaraan terakhir, saya mengajak semua untuk memperhatikan dua poin
penting:

1. Perubahan kondisi dunia dan itu pasti bisa dilakukan, namun perlu
diketahui bahwa hal ini hanya dapat dilakukan dengan kerjasama seluruh
negara dan bangsa. Oleh karenananya, harus memanfaatkan seluruh
kapasitas yang ada untuk kerjasama internasional. Kehadiran saya dalam
konferensi ini sebagai penghormatan atas masalah penting begitu juga
masalah HAM dan pembelaan hak-hak bangsa dalam menghadapi fenomena
buruk rasisme bersama kalian para ilmuwan.

2. Mencermati tidak berfungsinya sistem-sistem yang ada dan relasi
politik, ekonomi, keamanan dan budaya internasional perlu melakukan
perubahan dalam struktur yang ada dengan memperhatikan nilai-nilai
ilahi dan manusiawi, analisa yang benar dan realistis mengenai
manusia, berdasarkan keadilan dan memberikan nilai kepada hak semua
manusia di seluruh dunia, para hegemoni harus mengakui kesalahan
sebelumnya dan mengubah cara berpikir dan berlaku. Sekaitan dengan
masalah ini, perubahan segera Dewan Keamanan PBB, menghapus
keistimewaan diskriminatif hak veto, perubahan sistem moneter dan
keuangan dunia harus segera dijadikan agenda untuk dibicarakan. Jelas,
tidak memahami pentingnya perubahan segera sama dengan biaya lebih
besar perubahaan itu sendiri.

Saudara-saudara saya yang terhormat,

Ketahuilah, gerakan menuju keadilan dan kemulian manusia bak gerak
cepat dalam arus air. Jangan sampai kita melupakan eliksir cinta.
Kepastian masa depan cerah bagi manusia merupakan modal besar yang
mampu membuat kita semakin mengerti dan berharap untuk berusaha
menciptakan dunia yang penuh dengan cinta, nikmat, tidak ada lagi
kemiskinan, semua mendapat rahmat Allah dalam kepemimpinan manusia
sempurna. Mari kita berusaha untuk memiliki saham dalam masalah
penting ini!

Dengan harapan akan hari cerah dan indah!

Kepada pemimpin sidang, Sekjen PBB dan kepada kalian semua yang
mendengarkan pidato ini, saya mengucapkan terima kasih banyak.

Semoga sukses dan tetap jaya.

Sumber: http://swaramuslim.com/berita/more.php?id=5793_0_12_0_M68