Kisah seorang Sopir

Ini ceritaku yang pertama di blog ini. Sebenarnya aq ingin menceritakan kenangan di kampus, indah pahitnya wisuda, enak gaknya dunia kerjaq n’ kisah persahabatan GTX. Tapi tu semua belum bisa terlaksana, may be lain kali lah. Kali ini aq mo menceritakan kisah seseorang yang punya semangat bisnis yang tinggi, tapi sekarang lagi di rundung kebangkrutan. Mumpung masih segar-segarnya kisah ni…

Namanya Kang ABR, dia sopir transport di company tempatq bekerja. Kamis Sore (19/3) ketika aq pergi ma kang ABR untuk mengambil muatan yang harus di kirim ke Pabrik, di sepanjang perjalanan dia bercerita banyak tentang kisah perjalanan hidupnya. Pada awal karirnya, sebenarnya kang ABR adalah pengusaha konveksi yang lumayan besar omzet nya tiap bulan, hamper mecapai ratusan juta/bulan. Bisnis ni dia tekuni sejak dia masih muda, dia belum sempat mengeyam bangku kuliah jurusan Manajemen Ekonomi atau yang lainnya. Meskipun demikian, manajemen bisnisnya lumayan bagus. Ini di buktikannya dengan sukses dalam bisnis konveksinya. Bakat ini kemungkinan diperolehnya dari ayahnnya yang juga pedagang sukses. Sebenarnya dia punya kesempatan untuk masuk AKABRI, karena ada yang bisa membawanya lolos seleksi. Tapi karena nurani yang memanggil dia untuk terjun ke dunia bisnis, sehingga dia menolak tawaran tersebut.
Kawasan dagangnya merambah Pekalongan (central konveksi), Pasar konveksi Solo dan Jogja. Dengan 5 karyawannya yang berperan sebagai sales dia dapat menadpatkan customer yang lumayan banyak sehingga omzet yang dia dapet per bulan mencapai jutaan. Sistem yang dia gunakan dengan mulai dari menitipkan barang dagangnya di toko2 busana hingga door to door. Prinsip yang dia pegang ampe sekarang adalah kepercayaan. Bagaimana dia harus mengemban kepercayaan yang orang lain berikan pada dia dan dia pun percaya dengan orang lain. Sampai – sampai dia mengijinkan orang ambil barang dagangannya, meskipun dia gak tau lokasi sebenarnya toko orang yang ambil itu. Cuma sekedar tau orang dan no HP nya. Tapi dengan kepercayaan itulah orang segan dengan dia.
Di balik kesuksesan yang dia dapat itu, ada perilaku yang buruk dari dia yaitu sering maen cewek (gonta ganti pacar). Ini lah yang menyebabkan dia gulung tikar alias bangkrut. Bukan hanya usahanya lenyap tapi dia harus nanggung hutang dan kehilangan kepercayaan customernya.
Di balik cobaan yang dia alami pada saat itu, ada hikmah besar buat dia. Di saat cewek – cewek nya yang lain meninggalkan dia ketika mengetahui kondisi dia yang bangkrut, ada seorang cewek yang baik hati dan menerima dia apa adanya. Cewek itu mau mengorbankan apa yang dia miliki untuk membantu membayar beberapa hutang kank ABR. Akhirnya cewek itu lah yang menemani kehidupannya sebagai istri hingga sekarang di karuniai seorang anak.
Aktivitasnya sekarang sebagai sopir. Profesi ini dia jalani sementara untuk melunasi hutang-hutangnya dulu. Setelah ekonominya agak mapan dia berniat kembali pada bisnisnya, karena ternyata banyak koleganya kangen berbisnis dengan dia lagi. Alhamdulillah dia beserta keluarganya juga tergabung dalam majelis ta’lim. Aq berdoa n berharap moga keinginannya untuk berbisnis konveksi bisa terlaksana….Amiin !!!
Dari kisah ini, saya bisa mengambil ibroh dari semangat juangnya dalam menghadapi realita hidup ini, karena kehidupan manusia di dunia ini kadang di atas, kadang di tengah dan kadang di bawah. Jiwa entreupreneship yang luar biasa serta tidak kalah pentingnya bagaimana ke depan aq bisa memperoleh akhwat yang dapat menerima kondisi aq apa adanya. Bukan hanya sekedar cantik di luar tapi cantik di dalam. Kata kank ABR buat apa punya istri yang cantik lahiriah tapi sifat dan sikapnya membuat suami gak nyaman, yang penting istri yang pas pasan tapi bisa membuat suasana rumah dan jiwa suami senang.
Demikian tulisan kisah nyata seorang Sopir truk yang tidak kita duga backgroundnya.

Alloh karuniakan Aq rasa syukur yang dalam, agar aq tidak akan mengeluh lagi.
Alloh karuniakan aq kesabaran agar…………agar Engkau selalu disampingku
Alloh pertemukan aq dengan bidadari dunia yang memiliki jiwa seperti jiwa bidadari Surga-MU, yang menerima pasangannya apa adanya “

Iklan

1 Komentar »

  1. yoan Said:

    yups, setuju…

    yang biasa-biasa aja tapi bisa membantu kita berkembang menjadi lur biasa…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: