Archive for Desember, 2008

Bayan Ikhwanul Muslimin Soal Kondisi Terkini di Palestina

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, sholawat dan salam tercurahkan atas baginda kita Nabi besar Muhammad SAW.

Ikhwanul Muslimin hingga kini terus mencermati perkembangan yang sangat memprihatinkan yang terjadi di tanah Palestina. Kami, bersama saudara-saudara bangsa Arab dan umat Islam dunia lainnya, merasakan adanya bahaya yang sedang mengancam saudara-saudara kita di Palestina. Kondisi di lapangan sangat memilukan, dimana darah ditumpahkan, nyawa dan harga diri dianiaya. Sementara dunia, dengan tim kwartetnya. Bangsa Arab, dengan tim kwartetnya serta berbagai konferensi-konferensi yang digelar. Mereka semua, baik rezim pemerintahannya dan lembaga-lembaga nasional serta internasional, hanya bisa melihat semata, tidak berdaya. Tak ada bantuan riil yang diberikan kepada rakyat dan bangsa Palestina. Tidak bisa menghentikan permusuhan yang dilakukan terhadap bangsa Palestina. Tak bisa melerai konflik internal yang ada didalamnya. Ucapan dan pernyataan mereka tak mampu, sebelum tindakan riilnya, untuk berperan secara positif bagi kepentingan bangsa pejuang, Palestina. Sementara, orang-orang Zionis Israel, yang didukung oleh timur dan barat, terutama dari pemerintahan konservatif Amerika, tiada henti-hentinya menyulut fitnah internal dan membantu para penyeru perpecahan.

Kegoncangan dan ketidakstabilan yang terjadi di tanah Palestina, yang tentunya banyak melemahkan perjuangan itu sendiri, adalah tidak mendatangkan apa-apa selain kepentingan Zionis Israel semata. Kami tahu dan semua juga tahu bahwa blokade ekonomi, diplomasi dan politik yang diterapkan kepada pemerintahan Palestina terpilih ini tidak hanya akan menggulingkan pemerintahan koalisi nasional saja. Akan tetapi juga akan berimbas pada tumbangnya Otoritas Palestina (OP) itu sendiri. Ditambah lagi, tentunya, penderitaan yang terusa dialami oleh bangsa Palestina. Namun, kami yakin kepada Allah Ta’ala, bahwa Yang Maha Kuasa akan bersama dengan para mujahid pejuang sejati, putera dan puteri bangsa Palestina. Allah Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan amal perbuatan mereka. Dan lagi, bangsa Arab, umat Islam dan banyak negara yang merdeka akan terus mendukung dan berdiri disamping bangsa Palestina.

Kami, dengan mencermati dan melihat semua peristiwa di atas, maka kami serukan kepada bangsa Palestina, baik sebagai pemerintah, rakyat biasa dan para faksi perlawanan untuk membuang jauh-jauh perpecahan dan konflik internal itu. Agar mereka semua mengedepankan akal sehat, bijaksana dan dialog. Merapatkan barisan dalam menghadapi musuh yang terus mencaplok tanah, harga diri dan tempat-tempat suci lainnya.

Kami mengajak kepada semua bangsa Arab dan umat Islam seluruhnya bersama bangsa-bangsa merdeka lainnya di dunia selalu mendukung sikap bangsa, pemerintahan koalisi nasional dan perlawanan Palestina dengan berbagai cara. Kami ajak mereka untuk bisa memainkan peran legal formal di negara masing-masing, mendorong pemerintahannya untuk bersama bangsa Palestina. Sekaligus mendorongnya untuk menolak segala tindakan jahat, pembunuhan dan penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Israel. Terlebih-lebih, kalau semua pemerintahan itu mau melakukan peran tersebut, tentulah tidak sulit bagi mereka.

Kami, Ikhwanul Muslimin, terlebih melihat bahwa persoalan Palestina adalah persoalan sentral, pokok bagi kami. Persoalan Palestina merupakan persoalan utama bagi bangsa Arab dan umat Islam seluruhnya. Kami juga melihat bahwa jihad untuk membebaskan tanah Palestina dari cengkraman Zionis Israel, dengan berbagai cara, adalah kewajiban yang tak bisa ditawar-tawar lagi (fardhu ‘ain). Untuk itu, jiwa raga dan apa yang kami miliki ini, semuanya kami persembahkan untuk Palestina dan bangsanya.

Kami serukan sekarang, kepada PBB, Liga Arab, Persatuan parlemen Arab-Islam, OKI dan semua lembaga swadaya masyarakat di seluruh dunia, termasuk lembaga HAM, untuk segera bergerak menolong dan membela bangsa Palestina.

Saat ini umat Islam berdiri di persimpangan jalan. Banyak yang sudah mempersembahkan demi Palestina. Oleh karena itu, perjalanan harus terus dilanjutkan dalam melawan konspirasi ini yang tidak hanya Palestina saja menjadi targetnya, tapi negeri-negeri Islam lainnya akan menjadi target berikutnya…

“Dan tentulah Allah akan menolong siapa yang menolong-Nya dan sesungguhnya Allah itu Maha Kuat lagi Maha Perkasa”

“Dan Allah yang memenangkan urusan-Nya, tapi kebanyakan manusia tidak tahu”

Muhammad Mahdi Akef

Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin

Kairo, 29 Rabi’ul Akhir 1428

16 Mei 2007

Iklan

Malaikat Enggan Memasuki Rumah

Ku terbiasa tersenyum tenang
Walau aaaa.. hatiku menangis
Kaulah cerita tertulis dengan pasti
Selamanya dalam pikiranku

Lupakan semua tinggalkan ini
Ku ‘kan tenang dan kau ‘kan pergi

Berjalanlah walau habis terang
Ambil cahaya cinta ku terangi jalanmu
Di antara beribu lainnya
Kau tetap
Kau tetap
Kau tetap benderang
Sedikit hadist yang berkaitan dengan gambar, foto, lukisan benda hidup.

Dalam sebuah hadits shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
bahwa beliau berkata kepada Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu:
Artinya : “Janganlah engkau tinggalkan patung kecuali engkau telah membuatnya menjadi tidak berbentuk,
dan jangan pula meninggalkan kuburan yang menjulang tinggi kecuali engkau meratakannya.”
[Hadits Riwayat Muslim dalam Al-Janaâ-iz, 969]
Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Artinya : “Orang yang paling mendapat siksa pada hari kiamat adalah para pembuat gambar (pelukis).”
 [Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam bab Al-Libas 5959, Muslim dalam bab yang sama 2109]
Dan hadits yang ditegaskan dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha.
Sesungguhnya Aisyah telah membeli bantal kecil untuk hiasan yang didalamnya terdapat gambar.
Ketika Rasulullah melihat bantal tersebut, beliau berdiri di depan pintu dan enggan untuk masuk seraya bersabda:
Artinya : “Sesungguhnya pemilik gambar ini akan diadzab dan akan dikatakan kepada mereka. “Hidupkanlah apa yang telah engkau ciptakan.”
[Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam bab Tauhid 7557, Muslim dalam bab Al-Libas 96-2197]
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan hal itu dengan sabdanya:
Artinya : “Malaikat enggan memasuki rumah yang didalamnya terdapat lukisan.”
 [Hadits Riwayat Al-Bukhari, bab Badâ-ul Khalq 3226, Muslim bab Al-Libas 2106]