EKSPEDISI DAN UKHUWAH

Subuh di sabtu pagi sudah berkumandang, waktunya bangun karena pagi ni mau ketemu dengan temen-temen ekspedisiq. Take a bath trus sholat, setelah baca al-ma’tsurat siap berangkat. Dengan keinginan yang kuat maka semangat akan semakin membara meskipun badan masih terasa lelah karena jumat malam baru nyampe dari semarang, tapi tetep kudu datang demi ketemu kawan-kawan yg luar biasa dan utk melepas salah satu kawan yang mau pergi merantau…..”THE POWER OF UKHUWAH”….

… continue reading this entry.

Iklan

Naskah Lengkap Pidato Ahmeddinejad dalam konferensi anti rasisme di Jenewa

Bismillahirrahmanir rahim

Segala puji dan syukur khusus milik Allah Yang Adil, Pengasih dan Yang
Menginginkan Kebaikan Hamba-Nya.

Salam Allah kepada para nabi ilahi mulai dari Nabi Adam hingga Nuh,
Ibrahim, Musa, Isa dan pamungkas para nabi Muhammad saw. Mereka semua
adalah penyeru monoteisme, persaudaraan, cinta, kehormatan manusia dan
keadilan.

Pimpinan sidang,

Sekjen PBB,

Komisi Tinggi HAM,

Ibu dan bapak,

Kita berkumpul di sini guna melanjutkan konferensi anti rasisme Durban
dengan membahas kondisi kekinian dan solusi praktis dalam perjuangan
suci dan manusiawi ini. Dalam peristiwa di beberapa abad terakhir
telah terjadi banyak kezaliman besar terhadap umat manusia. Di abad
pertengahan para ilmuwan dihukum mati. Setelah itu masuk masa
perbudakan dan pemburuan manusia tak berdosa lalu memisahkan mereka
dari keluarganya dengan mengirimkan mereka ke Eropa dan Amerika dalam
kondisi sangat buruk bila dibandingkan jutaan manusia lainnya.

Periode kegelapan yang dibarengi oleh penjajahan berbagai daerah
disertai penjarahan kekayaan alam dan pembantaian serta mengungsikan
dengan paksa warga tak berdosa. Bertahun-tahun lewat bangsa-bangsa
bangkit untuk mengusir para penjajah lalu mendirikan pemerintah
independen dan nasional dengan nyawa jutaan manusia.

Gila kekuasaan dalam waktu singkat memaksakan dua perang besar di
Eropa dan sebagian dari Asia dan Afrika. Perang yang hasilnya
mengorbankan ratusan juta nyawa manusia dan hancurnya lahan-lahan
tanah-tanah subur. Mereka yang menang dalam perang menganggap dirinya
sebagai jagoan dan pemenang dunia sementara bangsa-bangsa lainnya
dipandang sebagai pecundang. Mereka lalu membuat undang-undang dan
sistem yang zalim, tidak peduli dan bahkan menistakan hak-hak bangsa
lain.

Ibu dan bapak,

Pandang Dewan Keamanan PBB sebagai warisan Perang Dunia I dan II.
Dengan logika apa mereka mendapatkan keistimewaan dan hak veeto?
Nilai-nilai kemanusiaan dan ilahi seperti apa yang bisa menerima
logika ini? Dengan keadilan? Dengan persamaan di hadapan hukum? Dengan
kehormatan manusia? Atau diskriminasi, ketidakadilan, pelanggaran HAM
dan ancaman bagi mayoritas bangsa dan negara di dunia? Ini kondisi
dewan tertinggi dan referensi pengambilan keputusan bagi perdamaian
dan keamanan dunia! Ketika diskriminasi ada dan sumber hukum tidak
lagi keadilan dan kebenaran, tapi arogansi dan kekuatan, bagaimana
dapat diharapkan terciptanya keadilan dan perdamaian? Gila kekuasaan
dan egoisme sumber rasisme, diskriminasi, agresi dan kezaliman.
Sekalipun kini kebanyakan orang-orang rasis juga ikut-ikutan mengecam
rasisme dalam slogan dan ucapan mereka, namun ketika beberapa negara
kuat punya hak berdasarkan kepentingannya mengambil keputusan untuk
negara-negara lain, mereka dengan mudah menginjak-injak hukum dan
nilai-nilai kemanusiaan. Dan hal itu telah dilakukan oleh mereka.

Setelah Perang Dunia II dengan alasan orang-orang Yahudi menjadi
korban dalam peristiwa holocaust dan dengan agresi mereka mengungsikan
sebuah bangsa dan mereka mengirimkan orang-orang Yahudi dari Eropa,
Amerika dan dari berbagai negara di dunia tinggal di daerah itu.
Mereka akhirnya mendirikan pemerintah yang mutlak berasaskan rasisme
di Palestina pendudukan. Sejatinya, alasan untuk menebus kerugian
rasisme di Eropa, mereka mendirikan rasisme paling kejam di tempat
lain, yaitu Palestina.

Dewan Keamanan PBB mengakui pemerintah perampok ini dan selama 60
tahun membelanya serta memberikan kesempatan rezim ini untuk melakukan
segala bentuk kejahatan. Lebih buruk dari ini, sejumlah negara Barat
dan Amerika merasa berkewajiban untuk membela para rasisme pembantai
manusia. Ketika manusia yang masih memiliki hati nurani bersih
menyaksikan pengeboman dan pembantaian yang terjadi di Gaza dan
mengecam aksi tersebut, mereka malah membela para penjahat. Sebelum
itu juga mereka memilih diam di hadapan segala terbongkarnya kejahatan
yang dilakukan rezim ini dan mendukungnya.

Saudara-saudara yang mulia, ibu dan bapak,

Apa alasan di balik perang terakhir seperti serangan Amerika ke Irak
dan pengiriman besar-besaran tentara ke Afganistan? Apa alasannya
selain arogansi pemerintah Amerika waktu itu, tekanan para pemodal dan
penguasa untuk melebarkan pengaruh dan hegemoni, menjamin kepentingan
para produsen senjata, penghancuran sebuah peradaban ribuan tahun,
menghancurkan bahaya potensial dan aktual negara-negara regional
terhadap Rezim Zionis Israel dan menjarah sumber-sumber energi Irak?
Jujur saja, mengapa ada satu juta orang tewas dan cidera dan jutaan
lainnya harus mengungsi? Jujur saja, apakah serangan ke Irak dengan
rencana Rezim Zionis Israel dan sekutu mereka di pemerintah Amerika
waktu itu yang di satu sisi bersandar pada kekuasaan dan di sisi
lainnya bersandar pada para pemilik perusahaan senjata? Apakah dengan
mengirimkan pasukan ke Afganistan, perdamaian, keamanan, ketenangan
dan kesejahteraan telah kembali di negara ini?

Amerika dan sekutunya tidak mampu bahkan hanya untuk mencegah produksi
narkotika. Kehadiran mereka di Afganistan kini malah membuat
produksinya meningkat berkali-kali lipat!

Pertanyaan pentingnya adalah apa yang dilakukan oleh pemerintah
Amerika dan sekutunya waktu itu? Apakah mereka menjadi wakil-wakil
dunia? Apakah mereka pilihan bangsa-bangsa di dunia? Apakah rakyat di
dunia mewakilkan kepada mereka untuk mengintervensi seluruh dunia
(tentunya mereka lebih banyak melakukan intervensi di kawasan kami)?
Apakah aksi-aksi pendudukan Irak dan Afganistan bukan bukti dari
arogansi, rasisme, diskriminasi, penistaan kehormatan dan kemerdekaan
bangsa-bangsa?

Ibu dan bapak,

Siapa penanggung jawab ekonomi dunia setelah terjadi krisis ekonomi
dunia? Krisis bermula dari mana? Dari Afrika, Asia atau bermula dari
Amerika yang kemudian menyebar ke Eropa dan sekutunya!

Cukup lama mereka memaksakan undang-undang dan peraturan tidak adil
ekonomi dengan kekuatan politik dalam interaksi politik dan
intenasional. Mereka menetapkan sistem moneter dan keuangan tanpa ada
pengawasan internasional. Mereka memaksa seluruh negara dan bangsa di
dunia untuk tidak ikut campur dalam proses dan pengambilan kebijakan.
Mereka bahkan tidak pernah memberikan kesempatan kepada rakyatnya
untuk melakukan pengawasan. Dengan meminggirkan moral dalam berbagai
hubungan, mereka membuat undang-undang dan peraturan yang
menguntungkan sebuah kelompok penguasa dan kaya. Dengan mendefinisikan
sendiri pasar bebas dan persaingan, mereka berhasil menjegal
kesempatan pihak lain memindahkan masalah yang dimilikinya ke pihak
lain.

Kini puncak krisis puluhan ribu miliar hutang dan ribuan miliar
defisit anggaran telah kembali kepada mereka sendiri.

Kini untuk memperbaiki kondisi mereka mulai menyuntikkan ratusan
miliar tanpa pendukung dari kantong rakyat Amerika sendiri dan dari
seluruh dunia kepada bank-bank, perusahaan-perusahaan besar dan pasar
moneter yang hampir bangkrut. Dengan cara ini mereka kembali membuat
rakyatnya semakin banyak hutan dan masalah menjadi semakin kompleks.

Mereka hanya memikirkan kekuasaannya saja. Bagi mereka masyarakat
internasional, bahkan rakyat mereka sendiri tidak bernilai.

Pimpinan sidang, ibu dan bapak,

Akar asli rasisme kembali pada ketidaktahuan akan hakikat manusia
sebagai makhluk terpilih dan menyimpang dan jalur kehidupan manusia
dan tugas manusia dalam penciptaan. Lalai dari penyembahaan secara
sadar kepada Allah dan pemikiran dalam filsafat kehidupan dan jalur
kesempurnaan manusia yang berasal dari hasil alami akibat komitmen
terhadap nilai-nilai ilahi dan manusiawi. Semua ini menyebabkan
tataran cara pandang seorang manusia menjadi turun yang membuatnya
hanya memikirkan kepentingan terbatas dan fana sebagai prinsip dalam
berlaku. Dengan demikian inti kekuatan yang memiliki sifat setan telah
terbentuk. Dengan menghapus kesempatan secara adil bagi pertumbuhan
orang lain ia berusaha mengembangkan diri. Sebagaimana dalam bentuk
terburuknya berubah menjadi rasisme yang tidak lagi memiliki kekangan
dan kini menjadi faktor paling berbahaya yang mengancam perdamaian
dunia dan menutup jalan terciptanya kehidapan damai.

Tidak ragu lagi bahwa rasisme harus dinilai sebagai simbol kebodohan
dalam sejarah dan tanda-tanda kekolotan di hadapan pertumbuhan manusia
umumnya. Dari sini diharapkan kita mencari pengejawantahan rasisme
dalam penyebaran kondisi kemiskinan akan ilmu dan ketiadaan pemahaman
bagi masyarakat.

Oleh karenanya, solusi asli dalam memerangi fenomena ini adalah
menyebarkan pemahaman masyarakat dan memperdalam pemahaman mereka
mengenai filsafat keberadaan manusia dan hakikat dunia dengan fokus
manusia. Hasilnya adalah kembalinya manusia kepada nilai-nilai
spiritual, moral, keutamaan manusia dan kecenderungan kepada Allah.
Masyarakat internasional harus dalam sebuah gerakan universal budaya
demi menjelaskan lebih luas lagi kepada masyarakat yang terkena
penyakit ini dan tentunya mereka terkebelakang. Bila ini dilakukan
simbol keburukan dan kekotoran ini bakal tergerus dengan cepat.

Saudara-saudara yang terhormat,

Kini masyarakat internasional menghadapi semacam rasisme yang
keburukannya merusak citra manusia di awal mileniuk ketiga dan
mempermalukan umat manusia.

Zionisme Internasional simbol mutlak rasisme yang berbohong atas nama
agama dan memanfaatkan simpati keagamaan demi menyembunyikan wajah
buruknya dari orang-orang yang tidak punya informasi. Namun yang harus
diperhatikan dengan serius adalah upaya sebagian kekuatan besar dan
pemilik kepentingann luas di dunia dengan memanfaatkan kekuatan
ekonomi, pengaruh politik dan media berusaha sekuat tenaga mendukung
Rezim Zionis Israel dan mengurangi keburukannya. Di sini sudah bukan
masalah kebodohan!

Oleh karenanya, tidak boleh mencukupkan diri dengan aksi-aksi budaya
untuk melawan fenomena buruk ini, tapi yang harus dilakukan adalah
mengakhiri penyalahgunaan Israel dan para pendukungnya akan
lembaga-lembaga internasional sebagai alat politiknya. Dengan
menghormati keinginan bangsa-bangsa lain dan memperkuat tekad
negara-negara untuk mengikis habis rasisme ini serta berani mengambil
langkah memperbaiki hubungan internasional.

Tidak ragu lagi kalian semua tahu ada upaya besar kekuatan-kekuatan
dunia untuk menyelewengkan tugas penting ini dalam pertemuan ini.
Patut disayangkan bahwa diplomasi dukungan terhadap Zionis Israel
memiliki arti ikut serta secara transparan dalam setiap aksi kejahatan
dan ini menambah tanggung jawab wakil-wakil terhormat yang hadir untuk
membongkar aksi anti manusia dan segera memperbaiki hubungan dan
perilaku. Harus diketahui bahwa mengenyampingkan kapasitas besar dunia
seperti konferensi ini merupakan bukti asli membantu berlanjutnya
keberadaan rasisme paling buruk. Konsekwensi membela HAM saat ini
pertama adalah membela hak bangsa-bangsa untuk bebas dalam mengambil
keputusan penting dunia tanpa campur tangan pihak-pihak lain dan
kedua, harus melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki struktur dan
hubungan internasional.

Mencermati hal ini, konferensi ini menjadi ujian besar dan opini dunia
hari ini dan esok akan menilai apa yang kita lakukan.

Pimpinan sidang, ibu dan bapak,

Kondisi dunia dengan cepat tengah mengarah pada perubahan prinsip.
Relasi kekuatan tampak sangat rapuh. Suara patahnya tulang punggung
kezaliman dunia telah terdengar. Struktur politik dan ekonomi makro
tengah menuju kehancurannya. Krisis politik dan keamanan semakin dalam
dan krisis ekonomi yang semakin meluas dan tidak ada secercah harapan
untuk untuk memperbaikinya. Berbagai dimensi baik kuantitas dan
kualitas transformasi di berbagai bidang untuk maju sangat
menakjubkan. Saya berkali-kali menekankan agar kembali dari jalur
salah dalam mengelola dunia saat ini dan memperingatkan bila terlambat
menyikapi masalah ini. Kini dalam konferensi internasional tak
ternilai kepada kalian dan setiap pemimpin, pemikir dan kepada semua
bangsa di dunia yang haus akan perdamaian, kebebasan, kemajuan dan
kesejahteraan saya ingin mengatakan bahwa pengelolaan tidak adil yang
menguasai dunia telah berakhir!

Kebuntuan ini tidak dapat dihindarkan karena muncul dari logika
pengelolaan yang bersumber dari pemaksaan zalim. Karena logika gerakan
dunia merupakan gerakan transenden, punya tujuan, manusia sebagai
fokus dan kecenderungan kepada Allah. Gerakan yang akan melawan setiap
kebijakan dan program yang tidak memihak kepentingan bangsa-bangsa
dunia. Kemenangan kebenaran atas kebatilan dan masa depan cerah
manusia berdasarkan sistem dunia yang adil merupakan janji Allah dan
para nabi, bahkan harapan seluruh masyarakat dan generasi. Terciptanya
masa depan seperti ini merupakan konsekwensi dari kebijaksanaan dalam
penciptaan dan menjadi kepercayaan semua hati orang yang percaya
kepada Allah dan posisi tak ternilai manusia.

Pembentukan masyarakat dunia praktis memungkinkan terciptanya sistem
bersama dunia dan dengan ikutnya para ilmuwan, para pemimpin dan
masyarakat dunia untuk ikut serta secara aktif dan adil dalam
pengambilan keputusan makro dan prinsip merupakan jalur pasti dari
tujuan besar ini. Kini kapasitas keilmuan, teknik, dan teknologi
informasi dan komunikasi mampu membentuk pemahaman bersama dan luas
dari masyarakat dunia dan sebagai sarana bagi terciptanya satu sistem
bersama. Kini tanggung jawab besar ini berada di pundak para pendidik,
ilmuwan dan negarawan seluruh dunia yang percaya akan jalan pasti ini
mampu memainkan peran historisnya. Saatnya saya ingin menekankan satu
hakikat bahwa Kapitalisme Barat sama dengan Komunisme telah berakhir
karena tidak mampu melihat manusia sebagai apa adanya dan berusaha
untuk memaksakan jalan dan tujuan yang diciptakan untuk manusia.
Ketimbang memperhatikan nilai-nilai manusia dan ilahi, keadilan,
kebebasan cinta dan persaudaraan, malah menjadikan persaingan keras
guna meraih kepentingan materi, individu dan kelompok sebagai prinsip
hidupnya.

Kini dengan mengambil pelajaran dari masa lalu dan memahami keharusan
mengubah jalan dan kondisi saat ini, mari kita semua bertekad untuk
berusaha di segala bidang. Sekaitan dengan hal ini dan sebagai
pembicaraan terakhir, saya mengajak semua untuk memperhatikan dua poin
penting:

1. Perubahan kondisi dunia dan itu pasti bisa dilakukan, namun perlu
diketahui bahwa hal ini hanya dapat dilakukan dengan kerjasama seluruh
negara dan bangsa. Oleh karenananya, harus memanfaatkan seluruh
kapasitas yang ada untuk kerjasama internasional. Kehadiran saya dalam
konferensi ini sebagai penghormatan atas masalah penting begitu juga
masalah HAM dan pembelaan hak-hak bangsa dalam menghadapi fenomena
buruk rasisme bersama kalian para ilmuwan.

2. Mencermati tidak berfungsinya sistem-sistem yang ada dan relasi
politik, ekonomi, keamanan dan budaya internasional perlu melakukan
perubahan dalam struktur yang ada dengan memperhatikan nilai-nilai
ilahi dan manusiawi, analisa yang benar dan realistis mengenai
manusia, berdasarkan keadilan dan memberikan nilai kepada hak semua
manusia di seluruh dunia, para hegemoni harus mengakui kesalahan
sebelumnya dan mengubah cara berpikir dan berlaku. Sekaitan dengan
masalah ini, perubahan segera Dewan Keamanan PBB, menghapus
keistimewaan diskriminatif hak veto, perubahan sistem moneter dan
keuangan dunia harus segera dijadikan agenda untuk dibicarakan. Jelas,
tidak memahami pentingnya perubahan segera sama dengan biaya lebih
besar perubahaan itu sendiri.

Saudara-saudara saya yang terhormat,

Ketahuilah, gerakan menuju keadilan dan kemulian manusia bak gerak
cepat dalam arus air. Jangan sampai kita melupakan eliksir cinta.
Kepastian masa depan cerah bagi manusia merupakan modal besar yang
mampu membuat kita semakin mengerti dan berharap untuk berusaha
menciptakan dunia yang penuh dengan cinta, nikmat, tidak ada lagi
kemiskinan, semua mendapat rahmat Allah dalam kepemimpinan manusia
sempurna. Mari kita berusaha untuk memiliki saham dalam masalah
penting ini!

Dengan harapan akan hari cerah dan indah!

Kepada pemimpin sidang, Sekjen PBB dan kepada kalian semua yang
mendengarkan pidato ini, saya mengucapkan terima kasih banyak.

Semoga sukses dan tetap jaya.

Sumber: http://swaramuslim.com/berita/more.php?id=5793_0_12_0_M68

Kisah seorang Sopir

Ini ceritaku yang pertama di blog ini. Sebenarnya aq ingin menceritakan kenangan di kampus, indah pahitnya wisuda, enak gaknya dunia kerjaq n’ kisah persahabatan GTX. Tapi tu semua belum bisa terlaksana, may be lain kali lah. Kali ini aq mo menceritakan kisah seseorang yang punya semangat bisnis yang tinggi, tapi sekarang lagi di rundung kebangkrutan. Mumpung masih segar-segarnya kisah ni…

Namanya Kang ABR, dia sopir transport di company tempatq bekerja. Kamis Sore (19/3) ketika aq pergi ma kang ABR untuk mengambil muatan yang harus di kirim ke Pabrik, di sepanjang perjalanan dia bercerita banyak tentang kisah perjalanan hidupnya. Pada awal karirnya, sebenarnya kang ABR adalah pengusaha konveksi yang lumayan besar omzet nya tiap bulan, hamper mecapai ratusan juta/bulan. Bisnis ni dia tekuni sejak dia masih muda, dia belum sempat mengeyam bangku kuliah jurusan Manajemen Ekonomi atau yang lainnya. Meskipun demikian, manajemen bisnisnya lumayan bagus. Ini di buktikannya dengan sukses dalam bisnis konveksinya. Bakat ini kemungkinan diperolehnya dari ayahnnya yang juga pedagang sukses. Sebenarnya dia punya kesempatan untuk masuk AKABRI, karena ada yang bisa membawanya lolos seleksi. Tapi karena nurani yang memanggil dia untuk terjun ke dunia bisnis, sehingga dia menolak tawaran tersebut. … continue reading this entry.

hentikan Agresi zionis Israel !!!

sudah memasuki 1 minggu setelah diberlakukannya genjatan senjata antar HAMAS dan Israel. akan tetapi kondisi di jalur Gaza masih saja mencekam. masih ada dentuman ledakan dan tembakan yang dilakukan oleh kedua belah pihak. secara umum kerusakan dan kerugian yang di derita rakyat Palestina lebih banyak daripada israel.

sejak dulu israel dalam perjanjiannya selalu mungkir dan melakukan pelanggaran.jika menilik sejarah awal, tanah yang diduduki israel adalah tanah rakyat Palestina yang diwariskan oleh para Nabi Alloh untuk umat islam,akan tetapi karena kelicikan bangsa yahudi yang tidak senang dengan kemakmuran umat islam di palestin maka atas prakarsa bangsa yahudi di Eropa maka dibentuknya bangsa Israel.

alih-alih demi keadilan rakyat israel/yahudi maka dengan leluasa mereka melakukan agresi di wilayah palestina sedikit demi sedikt hingga sekarang tanah palestina yang bebas tinggal sedikit.

Sesungguhnya jika israel mandiri maka mereka gak akan mampu melakukan agresi tersebut.akan tetapi dalang di balik semua ini adalah Amerika yang sejak dulu terus mengusik ketenangan negara musllim.

dengan alasan menghancurkan senjata pemusnah massal maka amerika laknatulloh mengagresi irak dan demikian juga di palestina.dengan alasan membela rakyat israel yang sering mendapat ancaman serangan dari HAMAS,maka mereka membela dan menyuplai senjata ke israel.

lalu gimana Bangsa Arab ? ternyata dalam hati pemimpin mereka telah tumbuh rasa kecintaan terhadap dunia, takut akan kematian dan tiada takut lagi pada adzab Alloh, tetapi mereka lebih takut dengan intimidasi bangsa yahudi laknatulloh.

mengapa mereka tidak gunakan kekuatan mereka untuk menghancurkan bangsa bangsa dholim tersebut. bukankah itu yang dilakukan pemimpin Arab yang dulu, membantu menyerang israel ketika agresi pertama israel ke palestina dan pada saat itu mereka mendapatkan kemenangan.trus apa yang terjadi setelah peristiwa itu dan sekarang, bangsa Arab bagaikan budak yang takut akan tuannya.

… continue reading this entry.

Antara Indonesia dan Palestina

Kita ketahui bersama bahwa negara kita, tanah lahir kita INDONESIA ini telah merasakan penjajahan selama 3 abad oleh bangsa-bangsa Eropa Penjajah. mengatasnamakan kesejahteraan rakyat bangsa penjajah sering mengajak rakyat, khususnya para pejuang untuk melakukan perundingan-perundingan.kalo pun mo diliat banyak perjanjian yang dibuat hanya menguntungkan bangsa penjajah.

misal : perjanjian Renville. Desember 1948 wilayah Indonesia yang telah menyempit pasca perjanjian tersebut hingga tinggal Yogyakarta dan sekitarnya diagresi Belanda. akan tetapi, Panglima Besar Jend.Soedirman dan TNI bersama seluruh rakyat menolak untuk menyerah.

perlawanan dikobarkan, gerilya dilangsungkan. dengan pengorbanan yang luar biasa dari segenap rakyat melalui pertempuran berbulan-bulan, akhirnya Republik Indonesia mampu bertahan dan bahkan mendapatkan kemerdekaannya secara penuh.

sekarang kita cermati, Desember 2008 tepat 60 tahun setelah peristiwa diatas Zionis Israel Laknatulloh mengagresi Gaza, bagian yang tersisa dari wilayah Palestina yang dijajah sejak 1948. Hamas beserta rakyat Gaza, seperti halnya Jend.soedirman dan rakyat Indonesia, menolak untuk tunduk. Belanda dan Israel sama saja, penjajah yang tak menghormati perjanjian. suatu ciri orang yang munafik yang dilaknat Alloh.

gaza diserang setelah berada dalam kondisi lemah karena blokade berbulan-bulan. seluruh akses masuk, listrik, instalasi air, makanan dan semua kebutuhan bahan pokok ditutup Israel. sehingga dengan leluasa israel laknatulloh menyerang membabi buta.bahkan fasilitas-fasilitas kesehatan, masjid, sekolah serta pemakaman tidak luput dari serangan roket-roket iblis. dengan dalil menghabisi gerakan HAMAS mereka tidak memandang adanya rakyat sipil, anak-anak kecil (www.infopalestina.com)

tapi sekali lagi Kemerdekaan harus senantiasa diperjuangkan. Rakyat GAZA telah bersemboyan seperti gaung teriakan Bung Tomo dan para pejuang Kemerdekaan kita, “MERDEKA ATAU SYAHID…ALLOH AKBAR !!!”.

INDONESIA DAN PALESTINA ADLH BANGSA PEJUANG

Hubungan indah Indonesia-palestina terjadi ketika MenLu RI, H.Agus Salim dan tim diplomasi Indonesia berkeliling Timur tengah untuk memperjuangkan pengakuan diplomasi RI. Al Hajj Amin Al Husaini, Mufti Besar Palestina menjadi ornag yang pertama kali menyiarkan Kemerdekaan RI melalui radio Internasional. Masyarakat Timur Tengah dari Mesir, Suriah hingga Irak dan terutama Palestina menjadikan Kemrdekaan Indonesia sebagai inspirsasi perjuangan mereka.

Maka dari itu sebuah kewajiban pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia membantu palestina. dengan cara keberanian Indonesia berdiplomasi di parlemen Internasional dan doa untuk palestina serta memboikot produk-produk zionis dan sekutunya.

Back To nature with Thibbun nabawi

Banyak sekrang yang bosan dengan obat-obat kimiawi buatan. sembuh sih sembuh..e tapi kenyataannya obat kimiawi punya efek samping yang bisa juga jadi penyakit.

Sudah waktunya mengkonsumsi yang alami. bukan hanya sebagai obat penyakit tapi juga sebagai protect tubuh kita dari penyakit, sebagai suplemen dll. salah satunya mengkonsumsi Produk herbal dari Thibbun Nabawi.

Disini salah satu agen penyuplai adalah sdr. IWAN (Lulusan Pondok Pesantern Abdurrahman Bin Auf) ber alamat di Karang mojo, Delanggu, Klaten. CP : 085 647 127 132

Tersedia :

  1. Madu murni : 1 kg (Rp. 30.000,-) ; 340 ml (Rp. 20.000,-) ; 200 ml (Rp. 14.000,-) ; 130 ml (Rp. 11.000,-)
  2. Habatu sauda’ : isi 60 kapsul (Rp. 17.000,-) ; 100 kapsul (Rp. 21.000,-) ; serbuk (Rp. 12.000,- / 10 sachet)
  3. Teh Rosela : Rp. 13.000,-
  4. Minyak Zaitun : Rp. 6000,-
  5. Sabun Kesehatan, zaitun madu, zaitun susu : Rp. 5000,-

Selain sedia herbal, juga menerima pasien TERAPI BEKAM(terima panggilan).

anda berminat, contak via U’ Comment di blog ni ato langsung hub sdr.iwan di CP nya

24 Jam 11 Tentara dan 1 Komandan Israel Tewas Oleh: Tim dakwatuna.com

dakwatuna.com – Gaza, Ahad malam Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas memberitakan bahwa mereka berhasil membunuh 11 serdadu Israel dan melukai 48 lainnya dalam waktu 24 jam saja sejak operasi darat Israel dimulai di Jalur Gaza.

Di antara korban yang tewas itu ada seorang komandan dengan pangkat kolonel yang sudah pernah terluka di perang Libanon dan ikut kembali perang baru di Jalur Gaza. Peristiwa itu terjadi ketika pertempuran sengit antara perlawanan Palestina dan serdadu Israel di sejumlah titik perbatasan.

Dalam live di TV Aljazeera, Muhammad Nazzal, anggota biro politik Hamas menegaskan bahwa dalam data lapangan yang dihimpun, jumlah serdadu Israel yang tewas dan luka-luka ada 60 pasukan. Rinciannya 11 serdadu terbunuh dan sekitar 48 luka-luka. Ditambah satu komandan satuan perang di regu 52 Ggolani

Nazzal juga memberikan apresiasi besar terhadap pidato Amir Qatar, Amir Hamd bin Khalifah dan menyebutnya sebagai kemajuan politik yang memuaskan.

Ia juga menilai bahwa pidato Amir Qatar itu merupakan kritik pedas terhadap pemimpin-pemimpin Arab yang tidak berdaya.

Nazzal berharap pidato itu akan menjadi langkah politik penting. Tidak adanya KTT dunia Arab dalam mereaksi peristiwa Gaza adalah titik hitam yang menegaskan bahwa Arab tidak memiliki tanggungjawab yang jelas.

Hamas tidak akan mengadakan genjatan senjata, kalau saja Israel tetap memerangi kami, blokade atas negeri kami tidak disudahi, dan pintu-pintu perbatasan tidak dibuka, tegas Nazzal. (infopalestina/ut)

Menjadi Yang Paling Dicintai

Bukan daging-daging unta dan darahnya itu yang dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya…” (Al-Hajj: 37)

Maha Agung Allah yang Menciptakan kehidupan dengan segala kelengkapannya. Ada kelengkapan pokok, ada juga yang cuma hiasan. Sayangnya, tak sedikit manusia yang terkungkung pada jeratan kelengkapan aksesoris.

Berkurbanlah, Anda akan menjadi yang paling kaya

Logika sederhana manusia kerap mengatakan kalau memberi berarti terkurangi. Seseorang yang sebelumnya punya lima mangga misalnya, akan berkurang jika ia memberikan dua mangga ke orang lain. Logika inilah yang akhirnya menghalangi orang untuk berkurban.

Jika bukan karena iman yang dalam, logika ini akan terus bercokol dalam hati. Ia akan terus menenggelamkan manusia dalam kehidupan yang sempit, hingga ajal menjemput. Sulit menerjemahkan sebuah pemberian sebagai keuntungan. Sebaliknya, pemberian dan pengorbanan adalah sama dengan pengurangan.

Rasulullah saw. mengajarkan logika yang berbeda. Beliau saw. mengikis sifat-sifat kemanusiaan yang cinta kebendaan menjadi sifat mulia yang cinta pahala. Semakin banyak memberi, orang akan semakin kaya. Karena kaya bukan pada jumlah harta, tapi pada ketinggian mutu jiwa.

Rasulullah saw. mengatakan, “Yang dinamakan kekayaan bukanlah banyaknya harta benda. Tetapi, kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan jiwa (hati).” (HR. Abu Ya’la)

Berkurbanlah, Anda akan menjadi orang sukses

Sukses dalam hidup adalah impian tiap orang. Tak seorang pun yang ingin hidup susah: rezeki menjadi sempit, kesehatan menjadi langka, dan ketenangan cuma dalam angan-angan. Hidup seperti siksaan yang tak kunjung usai. Semua langkah seperti selalu menuju kegagalan. Buntu.

Namun, tak sedikit yang cuma berputar-putar pada jalan yang salah. Padahal, rumus jalan bahagia sangat sederhana. Di antaranya, kikis segala sifat kikir, Anda akan menemukan jalan hidup yang serba mudah.

Allah swt. berfirman, “Ada pun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan ada pun yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.” (Al-Lail: 5-10)

Kalau jalan hidup menjadi begitu mudah, semua halangan akan terasa ringan. Inilah pertanda kesuksesan hidup seseorang. Semua yang dicita-citakan menjadi kenyataan. Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “…dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang sukses.” (Al-Hasyr: 9)

Berkurbanlah, Anda akan sangat dekat dengan Yang Maha Sayang

Sebenarnya, Allah sangat dekat dengan hamba-hambaNya melebihi dekatnya sang hamba dengan urat lehernya. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.” (Qaaf: 16)

Namun, ketika ada hijab atau dinding, yang dekat menjadi terasa sangat jauh. Karena hijab, sesuatu menjadi tak terlihat, tak terdengar, bahkan tak terasa sama sekali. Dan salah satu hijab yang kerap menghalangi kedekatan seorang hamba dengan Penciptanya adalah kecintaan pada harta.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk tidak berharta. Atau, menjadi miskin dulu agar bisa dekat dengan Allah swt. Tentu bukan itu. Tapi, bagaimana meletakkan harta atau fasilitas hidup lain cuma di tangan saja. Bukan tertanam dalam hati. Dengan kata lain, harta cuma sebagai sarana. Bukan tujuan.

Karena itu, perlu pembiasaan-pembiasaan agar jiwa tetap terdidik. Dan salah satu pembiasaan itu adalah dengan melakukan kurban. Karena dari segi bahasa saja, kurban berasal dari kata qoroba-yaqrobu-qurbanan artinya pendekatan. Berkurban adalah upaya seorang hamba Allah untuk mengikis hijab-hijab yang menghalangi kedekatannya dengan Yang Maha Sayang.

Berkurbanlah, Anda akan menjadi yang paling dicintai

Setiap cinta butuh pengorbanan. Kalau ada orang yang ingin dicintai orang lain tanpa memberikan pengorbanan, sebenarnya ia sedang memperlihatkan cinta palsu. Cinta ini tidak pernah abadi. Cuma bergantung pada sebuah kepentingan sementara.

Allah swt. Maha Tahu atas isi hati hamba-hambaNya. Mana yang benar-benar mencintai, dan mana yang cuma main-main. Dan salah satu bentuk keseriusan seorang hamba Allah dalam mencari cinta Yang Maha Pencinta adalah dengan melakukan pengorbanan. Bisa berkorban dengan tenaga, pikiran, dan harta di jalan Allah. Dan sebenarnya, pengorbanan itu bukan untuk kepentingan Allah. Allah Maha Kaya. Justru, pengorbanan akan menjadi energi baru bagi si pelaku itu sendiri.

Oleh: Muhammad Nuh dari www.dakwatuna.com

Boleh Cinta, Jangan Cinta Buta

“Seseorang sejalan dan sealiran dengan kawan akrabnya, maka hendaklah kamu berhati-hati dalam memilih kawan setia.” (HR. Ahmad)

Maha Agung Allah yang telah menganugerahkan jiwa-jiwa persaudaraan buat seorang mukmin. Ada kebahagiaan tersendiri ketika hidup dengan banyak teman dan saudara seiman. Mungkin, itulah di antara bentuk keberkahan.

Namun, tidak semua pertemanan berujung kebaikan. Perlu kiat tersendiri agar niat baik pun menghasilkan yang baik.

Mengenali teman dengan baik

Islam adalah agama yang santun. Seperti itulah ketika Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa mendahului salam. Mendahului salam sangat dianjurkan Rasulullah saw., kepada yang kita kenal atau belum: “…berilah salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang belum kamu kenal.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Dari salam inilah hal pertama yang bisa didapat dari calon teman adalah muslimkah dia. Paling tidak, ada gambaran sejauh mana tingkat keislaman orang itu. Karena seorang muslim yang baik paham kewajiban menjawab salam.

Setelah saling berbalas salam, jalinan perkenalan dirangsang dengan mengenalkan diri si pemberi salam terlebih dahulu. Dari situlah tukar informasi diri berlangsung lancar. Dan senyum merupakan ungkapan tersendiri yang mensinyalkan rasa persaudaraan dan perdamaian. Rasulullah saw. bersabda, “Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan.” (HR. Muslim)

Namun, satu momen perkenalan itu jelas belum cukup. Butuh interaksi secara alami. Setelah itu, waktu dan jumlah pertemuanlah yang menentukan. Apakah perkenalan berlanjut pada persaudaraan. Atau sebaliknya, sekadar kenal saja. Dan keinginan kuat untuk bersaudara mesti diutamakan dari sekadar kenal. Terlebih persaudaraan karena jalinan iman dan takwa.

Allah swt. mengisyaratkan itu dalam surah Al-Hujurat ayat 13. “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Walau pada tingkat persaudaraan, perkenalan bukan berarti sesuatu yang sudah usai. Karena kehidupan manusia tidak diam. Ia selalu bergerak, berubah, dan berganti. Termasuk pada sikap dan karakter. Boleh jadi, seseorang bisa terheran-heran dengan perubahan teman lama yang pernah ia kenal. Karena ada yang beda dalam fisik, sikap, karakter, bahkan keyakinan.

Perubahan-perubahan itulah menjadikan seorang mukmin senantiasa menghidupkan nasihat. Mukmin yang baik tidak cukup hanya mampu memberi nasihat. Tapi, juga siap menerima nasihat. Dari nasihat itulah, hal-hal buruk yang baru muncul dari seorang teman bisa terluruskan.

Seperti itulah firman Allah swt. dalam surah Al-‘Ashr ayat 1 sampai 3. “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati supaya mentaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran.”

Mewaspadai dampak buruk seorang teman

Buruk sangka dalam pertemanan memang tidak dibenarkan Islam. Tapi, ketika ada fakta-fakta yang menyatakan tidak bagusnya seorang teman, dan nasihat sudah tidak lagi ampuh, kewaspadaan mungkin jadi jalan terakhir. Karena tidak tertutup kemungkinan, keburukan bisa menular. Paling tidak, agar tidak kecipratan air busuk temannya.

Rasulullah saw. bersabda, “Kawan pendamping yang saleh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya.” (HR. Bukhari)

Mewaspadai tidak berarti memutus pertemanan buat selamanya. Apalagi menyebar hawa permusuhan dan kebencian. Karena boleh jadi, sifat buruk bisa berubah baik. Sebagaimana, baik menjadi buruk. Kontribusi sebagai seorang teman mesti terus mengalir. Paling tidak, dalam bentuk doa.

Berhati-hati mencintai seseorang

Cinta tidak melulu antara laki dan wanita. Ada cinta lain yang berwarna persaudaraan dan pertemanan. Karena ikatan suku, profesi, sekelompok orang bisa saling mencintai. Begitu pun dalam ikatan persaudaraan Islam. Rasulullah saw. mengatakan, “Tidaklah beriman seseorang di antara kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”

Umumnya, cinta punya rumus: saling kenal, saling paham, saling cinta, dan saling berkorban. Tapi, ada cinta yang datang tiba-tiba. Mungkin karena ada sesuatu yang menarik dari penampilan fisik, cinta langsung berbunga. Atau, karena ada seseorang yang begitu murah hati dan dermawan, cinta bisa langsung tumbuh pesat. Ada utang budi yang berinti cinta. Kalau sudah begitu, pengorbanan menjadi sesuatu yang amat ringan.

Kalau orang yang cepat dicintai itu memang layak dicintai, simpati dan pengorbanan tentu akan berbuah kebaikan. Tapi, bagaimana jika yang tiba-tiba dicintai itu punya maksud tidak baik. Karena kelihaian, atau karena sudah jadi profesi, cinta bisa dimanipulasi menjadi alat efektif melakukan penipuan.

Karena itu, Rasulullah saw. mewanti-wanti dalam mencintai seseorang. Cinta bisa menghilangkan daya kritis dan rasionalitas seseorang. Beliau saw. besabda, “Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Berteman dan bersaudara memang menjadi sebuah kenikmatan tersendiri buat seorang mukmin. Pertemanan seperti itu tidak hanya bermanfaat di dunia, tapi juga di akhirat. Begitulah sabda Rasulullah saw., “Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, ‘Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali per-lindungan-Ku.” (HR. Muslim)

di kutip dari http://www.dakwatuna.com

Bayan Ikhwanul Muslimin Soal Kondisi Terkini di Palestina

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, sholawat dan salam tercurahkan atas baginda kita Nabi besar Muhammad SAW.

Ikhwanul Muslimin hingga kini terus mencermati perkembangan yang sangat memprihatinkan yang terjadi di tanah Palestina. Kami, bersama saudara-saudara bangsa Arab dan umat Islam dunia lainnya, merasakan adanya bahaya yang sedang mengancam saudara-saudara kita di Palestina. Kondisi di lapangan sangat memilukan, dimana darah ditumpahkan, nyawa dan harga diri dianiaya. Sementara dunia, dengan tim kwartetnya. Bangsa Arab, dengan tim kwartetnya serta berbagai konferensi-konferensi yang digelar. Mereka semua, baik rezim pemerintahannya dan lembaga-lembaga nasional serta internasional, hanya bisa melihat semata, tidak berdaya. Tak ada bantuan riil yang diberikan kepada rakyat dan bangsa Palestina. Tidak bisa menghentikan permusuhan yang dilakukan terhadap bangsa Palestina. Tak bisa melerai konflik internal yang ada didalamnya. Ucapan dan pernyataan mereka tak mampu, sebelum tindakan riilnya, untuk berperan secara positif bagi kepentingan bangsa pejuang, Palestina. Sementara, orang-orang Zionis Israel, yang didukung oleh timur dan barat, terutama dari pemerintahan konservatif Amerika, tiada henti-hentinya menyulut fitnah internal dan membantu para penyeru perpecahan.

Kegoncangan dan ketidakstabilan yang terjadi di tanah Palestina, yang tentunya banyak melemahkan perjuangan itu sendiri, adalah tidak mendatangkan apa-apa selain kepentingan Zionis Israel semata. Kami tahu dan semua juga tahu bahwa blokade ekonomi, diplomasi dan politik yang diterapkan kepada pemerintahan Palestina terpilih ini tidak hanya akan menggulingkan pemerintahan koalisi nasional saja. Akan tetapi juga akan berimbas pada tumbangnya Otoritas Palestina (OP) itu sendiri. Ditambah lagi, tentunya, penderitaan yang terusa dialami oleh bangsa Palestina. Namun, kami yakin kepada Allah Ta’ala, bahwa Yang Maha Kuasa akan bersama dengan para mujahid pejuang sejati, putera dan puteri bangsa Palestina. Allah Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan amal perbuatan mereka. Dan lagi, bangsa Arab, umat Islam dan banyak negara yang merdeka akan terus mendukung dan berdiri disamping bangsa Palestina.

Kami, dengan mencermati dan melihat semua peristiwa di atas, maka kami serukan kepada bangsa Palestina, baik sebagai pemerintah, rakyat biasa dan para faksi perlawanan untuk membuang jauh-jauh perpecahan dan konflik internal itu. Agar mereka semua mengedepankan akal sehat, bijaksana dan dialog. Merapatkan barisan dalam menghadapi musuh yang terus mencaplok tanah, harga diri dan tempat-tempat suci lainnya.

Kami mengajak kepada semua bangsa Arab dan umat Islam seluruhnya bersama bangsa-bangsa merdeka lainnya di dunia selalu mendukung sikap bangsa, pemerintahan koalisi nasional dan perlawanan Palestina dengan berbagai cara. Kami ajak mereka untuk bisa memainkan peran legal formal di negara masing-masing, mendorong pemerintahannya untuk bersama bangsa Palestina. Sekaligus mendorongnya untuk menolak segala tindakan jahat, pembunuhan dan penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Israel. Terlebih-lebih, kalau semua pemerintahan itu mau melakukan peran tersebut, tentulah tidak sulit bagi mereka.

Kami, Ikhwanul Muslimin, terlebih melihat bahwa persoalan Palestina adalah persoalan sentral, pokok bagi kami. Persoalan Palestina merupakan persoalan utama bagi bangsa Arab dan umat Islam seluruhnya. Kami juga melihat bahwa jihad untuk membebaskan tanah Palestina dari cengkraman Zionis Israel, dengan berbagai cara, adalah kewajiban yang tak bisa ditawar-tawar lagi (fardhu ‘ain). Untuk itu, jiwa raga dan apa yang kami miliki ini, semuanya kami persembahkan untuk Palestina dan bangsanya.

Kami serukan sekarang, kepada PBB, Liga Arab, Persatuan parlemen Arab-Islam, OKI dan semua lembaga swadaya masyarakat di seluruh dunia, termasuk lembaga HAM, untuk segera bergerak menolong dan membela bangsa Palestina.

Saat ini umat Islam berdiri di persimpangan jalan. Banyak yang sudah mempersembahkan demi Palestina. Oleh karena itu, perjalanan harus terus dilanjutkan dalam melawan konspirasi ini yang tidak hanya Palestina saja menjadi targetnya, tapi negeri-negeri Islam lainnya akan menjadi target berikutnya…

“Dan tentulah Allah akan menolong siapa yang menolong-Nya dan sesungguhnya Allah itu Maha Kuat lagi Maha Perkasa”

“Dan Allah yang memenangkan urusan-Nya, tapi kebanyakan manusia tidak tahu”

Muhammad Mahdi Akef

Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin

Kairo, 29 Rabi’ul Akhir 1428

16 Mei 2007

« Older entries